Kembali ke Beranda
Edukasi 25 August 2026

Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan Ikuti Pelatihan Petugas Puskeswan Tematik PPC Keswan di Balai Veteriner Subang

Thumbnail

Subang, 13–17 Juli 2026 — Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan turut berpartisipasi dalam Pelatihan Petugas Puskeswan Tematik PPC Keswan yang diselenggarakan oleh Balai Veteriner Subang bekerja sama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara Bogor. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai tanggal 13 sampai dengan 17 Juli 2026, bertempat di Balai Veteriner Subang, diikuti oleh peserta dari berbagai wilayah di Jawa Barat yang memperoleh bantuan Bampem, khususnya tenaga Paramedik Veteriner dan Medik Veteriner.

 

Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian, BBPKH Cinagara, dan Balai Veteriner Subang. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Peningkatan kompetensi petugas diharapkan dapat memperkuat kemampuan dalam melakukan pencegahan, pengendalian, serta penanganan penyakit hewan secara tepat dan sesuai dengan prosedur.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi secara komprehensif mengenai kebijakan pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, peran strategis Puskeswan dalam pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, serta teknik pengambilan contoh atau sampel untuk keperluan diagnosis penyakit hewan. Materi tersebut memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya pengambilan sampel yang tepat sebagai salah satu tahapan penting dalam memperoleh hasil diagnosis yang akurat.

 

Selain pembelajaran teori, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan praktikum secara langsung. Salah satunya adalah praktikum nekropsi pada ayam dan domba yang bertujuan memberikan pemahaman mengenai teknik nekropsi, tata cara pengambilan sampel, hingga proses pengemasan dan pengiriman sampel yang baik dan benar ke Balai Veteriner untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Peserta juga melaksanakan praktikum secara berkelompok mengenai penetapan metode, penyiapan sarana, dan penerapan metode pengambilan contoh dengan berbagai kasus penyakit hewan. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menentukan metode pengambilan sampel yang sesuai dengan kondisi dan jenis kasus yang ditemukan di lapangan.

 

Sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pemahaman, setiap kelompok kemudian melakukan presentasi dan diskusi hasil praktikum teknik pengambilan contoh untuk diagnosis penyakit hewan. Melalui kegiatan tersebut, peserta dapat saling bertukar pengalaman, memperoleh masukan dari narasumber, serta memahami berbagai permasalahan yang mungkin ditemui dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan hewan di lapangan.

 

Keikutsertaan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan dalam kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme petugas kesehatan hewan. Kompetensi yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas di wilayah Kabupaten Kuningan, sehingga pelayanan kesehatan hewan menjadi semakin cepat, tepat, profesional, dan berkualitas.

 

Dengan meningkatnya kompetensi Medik Veteriner dan Paramedik Veteriner, diharapkan Puskeswan mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal dalam mendukung pembangunan peternakan dan kesehatan hewan, sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan para pelaku usaha peternakan di Kabupaten Kuningan.