SURVEILANS PENYAKIT HEWAN MENULAR STRATEGIS PADA SAPI PASUNDAN
Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan, menjadi lokasi pelaksanaan surveilans Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) pada peternakan Sapi Pasundan yang berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 2 hingga 5 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat bersama tim Balai Veteriner Subang. Pelaksanaan surveilans turut didampingi oleh Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan.
Surveilans PHMS tersebut merupakan bagian dari tahapan penting dalam proses penetapan wilayah sumber bibit Sapi Pasundan di Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data kesehatan hewan yang akurat sebagai dasar penilaian status kesehatan populasi ternak. Selain itu, hasil surveilans akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mendukung pengembangan dan pelestarian plasma nutfah Sapi Pasundan.
Selama pelaksanaan kegiatan, tim melakukan pengambilan sampel dari ternak Sapi Pasundan yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Cibingbin. Total sebanyak 280 ekor sapi menjadi objek surveilans yang mewakili populasi ternak di wilayah tersebut. Pengambilan sampel dilakukan sesuai prosedur teknis untuk memastikan kualitas dan validitas data yang diperoleh.
Berdasarkan hasil pendataan lapangan, sebanyak 59 ekor sapi berasal dari Desa Bantarpanjang dan 41 ekor dari Desa Cipondok. Sementara itu, sebanyak 30 ekor sapi diambil sampelnya dari Desa Cisaat dan 25 ekor dari Desa Citenjo. Adapun jumlah sampel terbanyak berasal dari Desa Dukuhbadag dengan total 125 ekor Sapi Pasundan.
Melalui kegiatan surveilans ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi kesehatan Sapi Pasundan di Kecamatan Cibingbin. Data yang dihasilkan akan mendukung upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan ternak serta meningkatkan kualitas sumber daya genetik ternak lokal. Keberhasilan penetapan wilayah sumber bibit diharapkan dapat memperkuat eksistensi Sapi Pasundan sebagai salah satu rumpun ternak asli unggulan Provinsi Jawa Barat.