Pastikan Daging Kurban Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), Diskanak Kuningan Laksanakan Pemeriksaan Post Mortem Bersama Universitas Muhammadiyah Kuningan
Kuningan – Dalam upaya memastikan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan pemeriksaan Post Mortem hewan kurban bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) pada pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah.
Kegiatan pemeriksaan post mortem dilakukan setelah proses penyembelihan hewan kurban. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi karkas dan organ dalam hewan guna mendeteksi adanya penyakit, kelainan, maupun tanda-tanda yang dapat menyebabkan daging tidak layak untuk dikonsumsi.
Adapun organ yang menjadi fokus pemeriksaan meliputi hati, limpa, dan paru-paru. Pemeriksaan dilakukan oleh tim dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan bersama akademisi dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan pengawasan kesehatan hewan kurban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan dua kasus infeksi cacing hati (Fasciola sp.) pada organ hati sapi. Hati sapi pertama yang terinfeksi memiliki berat sekitar 6,8 kilogram, sedangkan hati sapi kedua yang terinfeksi memiliki berat kurang lebih 4 kilogram. Organ yang terindikasi terinfeksi tersebut kemudian dipisahkan dan tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi guna menjaga keamanan pangan asal hewan.
Dr. A. Taufik Rohman, M,Si., M.Pd. selaku Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Kuningan menyampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan post mortem merupakan bagian penting dalam pengawasan kesehatan masyarakat veteriner, khususnya pada momentum Hari Raya Idul Adha. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh jaminan bahwa daging kurban yang dibagikan telah melalui proses pemeriksaan kesehatan sehingga aman untuk dikonsumsi.
Kegiatan ini juga terlaksana berkat dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya DKM Syiarul Islam serta sponsor yang mendukung pelaksanaan kegiatan yaitu Royco, Sun Kara, dan Bumbu Racik.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan hewan kurban terus meningkat sehingga kualitas dan keamanan pangan asal hewan di Kabupaten Kuningan dapat semakin terjamin.